Pengumpan:
Tulisan
Komentar

Emosi dan Emosional

Entah kenapa belakangan ini, terasa sekali jika semua orang di negeri ini cepat sekali marah.

Hampir semua masalah berakhir dengan keributan. Bahkan ketika marah dirasa belum cukup senjata tajam menjadi pilihan. Tangan di potong, muka sobek.. Meninggal kehabisan darah.

Aneh padahal dulu betapa orang yg mampu menahan emosi jauh lebih berwibawa dari si pemarah. Sekarang orang berlpmba2 menunjukkan emosi nya.

Akankah bangsa ini menjadi bangsa yang pemarah ? Bangsa yang mengedepankan emosi dari pada penyelesaian damai. Bangsa yang emosional ?

Ngeblog via BB

Malam ini, tgl 7 Oktober 2010, saya coba ngeblog lewat BB…
Kadang-kadang banyak fikiran2 yang melayang-layang yang harus disalurkan diatas tulisan.

Seperti malam ini, kami harus menunggu hingga malam untuk ngantri periksa ke dokter … Gilanya kita mendapat urutan 18 dan kemungkinan masuk sekitar pukul 21.000 WIB

New Target

Setelah dalam setahun ini banyak hal yang terjadi. Perjalanan bathin yang mulai melenceng dan cenderung susah untuk kembali dekat pada Sang Pencipta.

Mudah-mudahan dikuatkan :

1. Sholat 5 waktu di awal waktu dan di Masjid

2. Memperbanyak ikhsan (melayani) teman/ saudara muslim

3.Memperbanyak sedekah

udah dulu ah

kita lihat dalam 6 hari kedepan

point 1,2,3 terlaksana score 100

1,2 score 80

1, score 50

Jumat

Sabtu

Minggu

Senin

Selasa

Rabu

Kamis

Financial Freedom

 

FINANCIAL FREEDOM Ala Tukang Becak vs Howard Schultz (Starbucks)

THINK  OUT  OF  THE BOX. Perbedaannya akan bagaikan langit Dan bumi. Berapa
Besar  space  yang  Ada “di dalam box” tsb? Relatif berapa besar space yang
Ada “di luar box” tsb? WOW! No Limit!

Coba  Kita  lupakan segenap teori canggih dunia entrepreneurship (ttg modal
Usaha,  skill,  keberanian  untuk memulai usaha, DST,DST). Sementara banyak
Orang  yang masih harus bergelut dalam kesibukan bisnis setiap Hari setelah
10  tahun  berbisnis,  mari Kita simak kisah ilustrasi seorang TUKANG BECAK
Tamatan  SD  yang sudah mencapai “financial freedom” setelah bekerja hanya
Lebih kurang 5 tahun saja, dgn “passive income” Rp. 9 juta/bulan!! !

Becak ke-1 :
==> Seorang tukang becak memiliki becak motor dengan penghasilan bersih Rp.
60,000/Hari (bekerja dari pagi hingga larut malam). Biaya hidupnya sekitar
Rp.  30,000/Hari.  Lalu IA berjuang utk konsisten menabung Rp. 30,000/Hari.
Dalam  tempo  400  Hari,  IA mampu membeli becak kedua yang harganya Rp. 12
Juta/unit.

Becak Ke-2 :
==>  Ia  sewakan  becak keduanya dengan tarif Rp. 30,000/Hari. Sementara IA
Tetap  menarik becak pertamanya. Sekarang IA bisa menabung Rp. 60,000/Hari.
Dalam tempo 200 Hari, IA mampu membeli becak ketiga.

Becak Ke-3 :
==>  Ia  sewakan  becak  ketiganya, sehingga sekarang IA mampu menabung Rp.
90,000/Hari. Dalam tempo 134 Hari, IA membeli becak ke-4.

Becak Ke-4 :
==>  Ia  sewakan becak tsb, sehingga sekarang IA mampu menabung Rp. 120,000
/Hari. Dalam tempo 100 Hari, IA membeli becak baru lagi.

Becak Ke-5 :
==>  Ia  sewakan becak tsb, sehingga sekarang IA mampu menabung Rp. 150,000
/Hari. Dalam tempo 80 Hari, IA membeli becak baru lagi.

Becak Ke-6 :
==>  Ia  sewakan becak tsb, sehingga sekarang IA mampu menabung Rp. 180,000
/Hari. Dalam tempo 67 Hari, IA membeli becak baru lagi.

Becak Ke-7 :
==>  Ia  sewakan becak tsb, sehingga sekarang IA mampu menabung Rp. 210,000
/Hari. Dalam tempo 57 Hari, IA membeli becak baru lagi.

Becak Ke-8 :
==>  Ia  sewakan becak tsb, sehingga sekarang IA mampu menabung Rp. 240,000
/Hari. Dalam tempo 50 Hari, IA membeli becak baru lagi.

Becak Ke-9 :
==>  Ia  sewakan becak tsb, sehingga sekarang IA mampu menabung Rp. 270,000
/Hari. Dalam tempo 45 Hari, IA membeli becak baru lagi.

Becak Ke-10 :
==>  Ia  sewakan becak tsb, sehingga sekarang IA mampu menabung Rp. 300,000
/Hari. Dalam tempo 40 Hari, IA membeli becak baru lagi.

Setelah becak ke-10, IA berhenti menarik becak. Ia sewakan becak pertamanya
Ke  orang  lain.  Ia  lalu  menggaji seorang “mandor” untuk mengurusi ke-10
Becaknya.  Ia PENSIUN. Kini IA menikmati penghasilan Rp. 300,000/Hari, atau
Rp.  9  juta/bulan  (sebelum  potong  gaji sang mandor). Jika ditotal semua
Usahanya tsb hanya dicapai dalam tempo 3,2 TAHUN SAJA.

============ =======
Tentu  saja  ini  cuma  sebuah  ilustrasi,  dengan menarik garis lurus dari
Sebuah  bisnis.  Katakanlah  dalam  tempo 10 tahun (bukan 3,2 tahun seperti
Dalam ilustrasi), sang TUKANG BECAK mampu mencapainya. Ini LOGIS, Dan bisa
Terjadi.  Berapa  banyak  TUKANG BECAK di dunia yang seperti itu? Mungkin 1
Banding  10  juta.  Tetapi  ADA .  Berapa  banyak TUKANG BECAK di dunia yang
Menjadi  tukang  becak  seumur  hidupnya  Dan terus hidup susah? Buanyyaaak
Sekali.
============ =========
Sekarang  bandingkan  dengan banyak profesional tamatan S1 ataupun S2, atau
Bandingkan dengan para pengusaha yang masih harus bergelut dengan kesibukan
Mencari nafkah setiap Hari. Kontras sekali bukan….

THINK  OUT  OF  THE  BOX. Perbedaannya akan bagaikan langit Dan bumi. Kunci
Kesuksesannya  terletak pada “duplikasi”. Ini rahasianya : “Jalankan bisnis
Yang  mudah diduplikasikan, Dan tidak perlu keterlibatan Kita secara penuh
Dalam  bisnis tsb”. Cth: ikuti bisnis franchise yang berpotensi, beli asset
Lalu sewakan asset tsb, DST.

KUNCI  UTAMA  LAINNYA adalah: Hidup hemat pada awalnya untuk menabung, uang
Tabungan  diinvestasikan untuk menghasilkan uang, lakukan terus berulang2,
Setelah penghasilannya sudah cukup besar, barulah hidup bersenang2.

============ ========= ========
Mari berhitung matematika …

Jika Anda diberikan 2 option kontrak kerja/kontrak bisnis berikut ini, mana
Yang Anda pilih?
1). Kontrak 2 tahun, tidak dpt dibatalkan, penghasilan/ bulan Rp. 100 juta.

2). Kontrak 2 tahun, tidak dpt dibatalkan, penghasilan di bulan pertama
Cuma Rp. 1000, tapi berlipat dua setiap bulan.

Pilih mana????

Jawabannya :
Option I : Penghasilan Rp. 100 juta/bln x 24 bln = Rp. 2,4 Milyar
Option II :
Bulan ke-1 : Rp. 1000
2. 2000
3. 4000
4. 8000
5. 16,000
6. 32,000
7. 64,000
8. 128,000
9. 256,000
10. 512,000
11. 1024,000
12. 2 juta
13. 4 juta
14. 8 juta
15. 16 juta
16. 32 juta
17. 64 juta
18. 128 juta
19. 256 juta
20. 512 juta
21. 1 milyar
22. 2 milyar
23. 4 milyar
24. 8 milyar

Jika  Anda  pilih  option  I, Anda kecolongan hampir 6 MILYAR!!! Kita hanya
diajari  oleh  guru  di  sekolah  tentang  teori2  Albert Eintein spt rumus
kekuatan  bom  atom  spt  “E=MC2″,  dst.  Tetapi  tidak  diajarkan   bahwa
“kekuatan  duplikasi”  juga  dikagumi  oleh  Albert Eintein, ilmuwan paling
cemerlang abad 20, ia mengatakan “Kekuatan duplikasi adalah keajaiban dunia
ke delapan”.
============ ========= ==
FINANCIAL FREEDOM ALA HOWARD SCHULTZ (pemilik Starbucks)?

Bayangkan  seorang  pengusaha  jenius  sekaliber  Schultz (ia baru dijuluki
pengusaha  jenius  setelah  sukses, tetapi saat pertama kali menawarkan ide
bisnis menjual segelas kopi seharga puluhan ribu rupiah, ia diteriakin GILA
dan ditolak ratusan orang). Ia mampu mengubah produk komoditas murah (kopi)
menjadi  produk  eksklusif (customer-experienc e) berharga luar biasa mahal.
Ia  pandai  pula  mendapatkan  dana  segar  nan murah melalui GO PUBLIC. Ia
pandai  pula  memanfaatkan  media  sebagai  “public  relation”   untuk
mempromosikan  Starbucks.  Ia  pandai  pula  membangun  partnership   dgn
perusahaan global spt Pepsi, dst.

Hasilnya LUAR BIASA. Dengan kekuatan “KONSEP DUPLIKASI”, kedai kopi pertama
yang  dibangun  Schultz tahun 1985, menjelma menjadi lebih dari 10,000 toko
di  tahun 2006, tersebar di seluruh dunia. Dan terus berlipat GANDA setiap
tahun sampai sekarang…. . Schultz lalu memutuskan untuk PENSIUN. Di tahun
2000,  ia  menggaji seorang “mandor” utk mengurus jaringan Starbucks-nya di
seluruh  dunia.  Tentu saja sang mandor disebut dengan istilah keren “CEO”
bernama Orin C. Smith.
Baik  sang  TUKANG BECAK maupun SCHULTZ sama2 mencapai “financial freedom”.
Yang  satu  pencapaiannya  hanya  kelas  regional,  yang  satu  lagi   kelas
dunia……  Sedangkan  milyaran  penduduk  dunia  tidak  pernah   mencapai
“financial freedom”, walaupun hanya di kelas regional saja….
============ ======
Bila  sang  TUKANG  BECAK tamatan SD mampu melakukannya, seorang tamatan S1
secara  logika  pasti  bisa  melakukannya  dengan  hasil 3 kali lipat lebih
banyak (SD ke S1 kan ada 3 tahap, yakni SMP, SMU, baru Universitas) .

Mari  kita  ambil  hikmahnya.  Seandainya  salah  satu  dari  kita   bisa
memanfaatkan  hikmah  tsb  dgn  TAKE  ACTION, semoga financial freedom bisa
tercapai dalam 5 tahun mendatang… .

Bila Anda bermurah hati, artikel ini bisa dikutip utk disharing ke berbagai
pihak,  teman2  Anda, rekan2 kerja, famili2, ataupun disharing pada milis2
lainnya.

Semoga bermanfaat bagi kita semua. Semoga kisah Starbucks2 lain bermunculan
di bumi Indonesia dalam 5 tahun mendatang… .

Financial Freedom

 

FINANCIAL FREEDOM Ala Tukang Becak vs Howard Schultz (Starbucks)

THINK  OUT  OF  THE BOX. Perbedaannya akan bagaikan langit Dan bumi. Berapa
Besar  space  yang  Ada “di dalam box” tsb? Relatif berapa besar space yang
Ada “di luar box” tsb? WOW! No Limit!

Coba  Kita  lupakan segenap teori canggih dunia entrepreneurship (ttg modal
Usaha,  skill,  keberanian  untuk memulai usaha, DST,DST). Sementara banyak
Orang  yang masih harus bergelut dalam kesibukan bisnis setiap Hari setelah
10  tahun  berbisnis,  mari Kita simak kisah ilustrasi seorang TUKANG BECAK
Tamatan  SD  yang sudah mencapai “financial freedom” setelah bekerja hanya
Lebih kurang 5 tahun saja, dgn “passive income” Rp. 9 juta/bulan!! !

Becak ke-1 :
==> Seorang tukang becak memiliki becak motor dengan penghasilan bersih Rp.
60,000/Hari (bekerja dari pagi hingga larut malam). Biaya hidupnya sekitar
Rp.  30,000/Hari.  Lalu IA berjuang utk konsisten menabung Rp. 30,000/Hari.
Dalam  tempo  400  Hari,  IA mampu membeli becak kedua yang harganya Rp. 12
Juta/unit.

Becak Ke-2 :
==>  Ia  sewakan  becak keduanya dengan tarif Rp. 30,000/Hari. Sementara IA
Tetap  menarik becak pertamanya. Sekarang IA bisa menabung Rp. 60,000/Hari.
Dalam tempo 200 Hari, IA mampu membeli becak ketiga.

Becak Ke-3 :
==>  Ia  sewakan  becak  ketiganya, sehingga sekarang IA mampu menabung Rp.
90,000/Hari. Dalam tempo 134 Hari, IA membeli becak ke-4.

Becak Ke-4 :
==>  Ia  sewakan becak tsb, sehingga sekarang IA mampu menabung Rp. 120,000
/Hari. Dalam tempo 100 Hari, IA membeli becak baru lagi.

Becak Ke-5 :
==>  Ia  sewakan becak tsb, sehingga sekarang IA mampu menabung Rp. 150,000
/Hari. Dalam tempo 80 Hari, IA membeli becak baru lagi.

Becak Ke-6 :
==>  Ia  sewakan becak tsb, sehingga sekarang IA mampu menabung Rp. 180,000
/Hari. Dalam tempo 67 Hari, IA membeli becak baru lagi.

Becak Ke-7 :
==>  Ia  sewakan becak tsb, sehingga sekarang IA mampu menabung Rp. 210,000
/Hari. Dalam tempo 57 Hari, IA membeli becak baru lagi.

Becak Ke-8 :
==>  Ia  sewakan becak tsb, sehingga sekarang IA mampu menabung Rp. 240,000
/Hari. Dalam tempo 50 Hari, IA membeli becak baru lagi.

Becak Ke-9 :
==>  Ia  sewakan becak tsb, sehingga sekarang IA mampu menabung Rp. 270,000
/Hari. Dalam tempo 45 Hari, IA membeli becak baru lagi.

Becak Ke-10 :
==>  Ia  sewakan becak tsb, sehingga sekarang IA mampu menabung Rp. 300,000
/Hari. Dalam tempo 40 Hari, IA membeli becak baru lagi.

Setelah becak ke-10, IA berhenti menarik becak. Ia sewakan becak pertamanya
Ke  orang  lain.  Ia  lalu  menggaji seorang “mandor” untuk mengurusi ke-10
Becaknya.  Ia PENSIUN. Kini IA menikmati penghasilan Rp. 300,000/Hari, atau
Rp.  9  juta/bulan  (sebelum  potong  gaji sang mandor). Jika ditotal semua
Usahanya tsb hanya dicapai dalam tempo 3,2 TAHUN SAJA.

============ =======
Tentu  saja  ini  cuma  sebuah  ilustrasi,  dengan menarik garis lurus dari
Sebuah  bisnis.  Katakanlah  dalam  tempo 10 tahun (bukan 3,2 tahun seperti
Dalam ilustrasi), sang TUKANG BECAK mampu mencapainya. Ini LOGIS, Dan bisa
Terjadi.  Berapa  banyak  TUKANG BECAK di dunia yang seperti itu? Mungkin 1
Banding  10  juta.  Tetapi  ADA .  Berapa  banyak TUKANG BECAK di dunia yang
Menjadi  tukang  becak  seumur  hidupnya  Dan terus hidup susah? Buanyyaaak
Sekali.
============ =========
Sekarang  bandingkan  dengan banyak profesional tamatan S1 ataupun S2, atau
Bandingkan dengan para pengusaha yang masih harus bergelut dengan kesibukan
Mencari nafkah setiap Hari. Kontras sekali bukan….

THINK  OUT  OF  THE  BOX. Perbedaannya akan bagaikan langit Dan bumi. Kunci
Kesuksesannya  terletak pada “duplikasi”. Ini rahasianya : “Jalankan bisnis
Yang  mudah diduplikasikan, Dan tidak perlu keterlibatan Kita secara penuh
Dalam  bisnis tsb”. Cth: ikuti bisnis franchise yang berpotensi, beli asset
Lalu sewakan asset tsb, DST.

KUNCI  UTAMA  LAINNYA adalah: Hidup hemat pada awalnya untuk menabung, uang
Tabungan  diinvestasikan untuk menghasilkan uang, lakukan terus berulang2,
Setelah penghasilannya sudah cukup besar, barulah hidup bersenang2.

============ ========= ========
Mari berhitung matematika …

Jika Anda diberikan 2 option kontrak kerja/kontrak bisnis berikut ini, mana
Yang Anda pilih?
1). Kontrak 2 tahun, tidak dpt dibatalkan, penghasilan/ bulan Rp. 100 juta.

2). Kontrak 2 tahun, tidak dpt dibatalkan, penghasilan di bulan pertama
Cuma Rp. 1000, tapi berlipat dua setiap bulan.

Pilih mana????

Jawabannya :
Option I : Penghasilan Rp. 100 juta/bln x 24 bln = Rp. 2,4 Milyar
Option II :
Bulan ke-1 : Rp. 1000
2. 2000
3. 4000
4. 8000
5. 16,000
6. 32,000
7. 64,000
8. 128,000
9. 256,000
10. 512,000
11. 1024,000
12. 2 juta
13. 4 juta
14. 8 juta
15. 16 juta
16. 32 juta
17. 64 juta
18. 128 juta
19. 256 juta
20. 512 juta
21. 1 milyar
22. 2 milyar
23. 4 milyar
24. 8 milyar

Jika  Anda  pilih  option  I, Anda kecolongan hampir 6 MILYAR!!! Kita hanya
diajari  oleh  guru  di  sekolah  tentang  teori2  Albert Eintein spt rumus
kekuatan  bom  atom  spt  “E=MC2″,  dst.  Tetapi  tidak  diajarkan   bahwa
“kekuatan  duplikasi”  juga  dikagumi  oleh  Albert Eintein, ilmuwan paling
cemerlang abad 20, ia mengatakan “Kekuatan duplikasi adalah keajaiban dunia
ke delapan”.
============ ========= ==
FINANCIAL FREEDOM ALA HOWARD SCHULTZ (pemilik Starbucks)?

Bayangkan  seorang  pengusaha  jenius  sekaliber  Schultz (ia baru dijuluki
pengusaha  jenius  setelah  sukses, tetapi saat pertama kali menawarkan ide
bisnis menjual segelas kopi seharga puluhan ribu rupiah, ia diteriakin GILA
dan ditolak ratusan orang). Ia mampu mengubah produk komoditas murah (kopi)
menjadi  produk  eksklusif (customer-experienc e) berharga luar biasa mahal.
Ia  pandai  pula  mendapatkan  dana  segar  nan murah melalui GO PUBLIC. Ia
pandai  pula  memanfaatkan  media  sebagai  “public  relation”   untuk
mempromosikan  Starbucks.  Ia  pandai  pula  membangun  partnership   dgn
perusahaan global spt Pepsi, dst.

Hasilnya LUAR BIASA. Dengan kekuatan “KONSEP DUPLIKASI”, kedai kopi pertama
yang  dibangun  Schultz tahun 1985, menjelma menjadi lebih dari 10,000 toko
di  tahun 2006, tersebar di seluruh dunia. Dan terus berlipat GANDA setiap
tahun sampai sekarang…. . Schultz lalu memutuskan untuk PENSIUN. Di tahun
2000,  ia  menggaji seorang “mandor” utk mengurus jaringan Starbucks-nya di
seluruh  dunia.  Tentu saja sang mandor disebut dengan istilah keren “CEO”
bernama Orin C. Smith.
Baik  sang  TUKANG BECAK maupun SCHULTZ sama2 mencapai “financial freedom”.
Yang  satu  pencapaiannya  hanya  kelas  regional,  yang  satu  lagi   kelas
dunia……  Sedangkan  milyaran  penduduk  dunia  tidak  pernah   mencapai
“financial freedom”, walaupun hanya di kelas regional saja….
============ ======
Bila  sang  TUKANG  BECAK tamatan SD mampu melakukannya, seorang tamatan S1
secara  logika  pasti  bisa  melakukannya  dengan  hasil 3 kali lipat lebih
banyak (SD ke S1 kan ada 3 tahap, yakni SMP, SMU, baru Universitas) .

Mari  kita  ambil  hikmahnya.  Seandainya  salah  satu  dari  kita   bisa
memanfaatkan  hikmah  tsb  dgn  TAKE  ACTION, semoga financial freedom bisa
tercapai dalam 5 tahun mendatang… .

Bila Anda bermurah hati, artikel ini bisa dikutip utk disharing ke berbagai
pihak,  teman2  Anda, rekan2 kerja, famili2, ataupun disharing pada milis2
lainnya.

Semoga bermanfaat bagi kita semua. Semoga kisah Starbucks2 lain bermunculan
di bumi Indonesia dalam 5 tahun mendatang… .

Financial Freedom

 

FINANCIAL FREEDOM Ala Tukang Becak vs Howard Schultz (Starbucks)

THINK  OUT  OF  THE BOX. Perbedaannya akan bagaikan langit Dan bumi. Berapa
Besar  space  yang  Ada “di dalam box” tsb? Relatif berapa besar space yang
Ada “di luar box” tsb? WOW! No Limit!

Coba  Kita  lupakan segenap teori canggih dunia entrepreneurship (ttg modal
Usaha,  skill,  keberanian  untuk memulai usaha, DST,DST). Sementara banyak
Orang  yang masih harus bergelut dalam kesibukan bisnis setiap Hari setelah
10  tahun  berbisnis,  mari Kita simak kisah ilustrasi seorang TUKANG BECAK
Tamatan  SD  yang sudah mencapai “financial freedom” setelah bekerja hanya
Lebih kurang 5 tahun saja, dgn “passive income” Rp. 9 juta/bulan!! !

Becak ke-1 :
==> Seorang tukang becak memiliki becak motor dengan penghasilan bersih Rp.
60,000/Hari (bekerja dari pagi hingga larut malam). Biaya hidupnya sekitar
Rp.  30,000/Hari.  Lalu IA berjuang utk konsisten menabung Rp. 30,000/Hari.
Dalam  tempo  400  Hari,  IA mampu membeli becak kedua yang harganya Rp. 12
Juta/unit.

Becak Ke-2 :
==>  Ia  sewakan  becak keduanya dengan tarif Rp. 30,000/Hari. Sementara IA
Tetap  menarik becak pertamanya. Sekarang IA bisa menabung Rp. 60,000/Hari.
Dalam tempo 200 Hari, IA mampu membeli becak ketiga.

Becak Ke-3 :
==>  Ia  sewakan  becak  ketiganya, sehingga sekarang IA mampu menabung Rp.
90,000/Hari. Dalam tempo 134 Hari, IA membeli becak ke-4.

Becak Ke-4 :
==>  Ia  sewakan becak tsb, sehingga sekarang IA mampu menabung Rp. 120,000
/Hari. Dalam tempo 100 Hari, IA membeli becak baru lagi.

Becak Ke-5 :
==>  Ia  sewakan becak tsb, sehingga sekarang IA mampu menabung Rp. 150,000
/Hari. Dalam tempo 80 Hari, IA membeli becak baru lagi.

Becak Ke-6 :
==>  Ia  sewakan becak tsb, sehingga sekarang IA mampu menabung Rp. 180,000
/Hari. Dalam tempo 67 Hari, IA membeli becak baru lagi.

Becak Ke-7 :
==>  Ia  sewakan becak tsb, sehingga sekarang IA mampu menabung Rp. 210,000
/Hari. Dalam tempo 57 Hari, IA membeli becak baru lagi.

Becak Ke-8 :
==>  Ia  sewakan becak tsb, sehingga sekarang IA mampu menabung Rp. 240,000
/Hari. Dalam tempo 50 Hari, IA membeli becak baru lagi.

Becak Ke-9 :
==>  Ia  sewakan becak tsb, sehingga sekarang IA mampu menabung Rp. 270,000
/Hari. Dalam tempo 45 Hari, IA membeli becak baru lagi.

Becak Ke-10 :
==>  Ia  sewakan becak tsb, sehingga sekarang IA mampu menabung Rp. 300,000
/Hari. Dalam tempo 40 Hari, IA membeli becak baru lagi.

Setelah becak ke-10, IA berhenti menarik becak. Ia sewakan becak pertamanya
Ke  orang  lain.  Ia  lalu  menggaji seorang “mandor” untuk mengurusi ke-10
Becaknya.  Ia PENSIUN. Kini IA menikmati penghasilan Rp. 300,000/Hari, atau
Rp.  9  juta/bulan  (sebelum  potong  gaji sang mandor). Jika ditotal semua
Usahanya tsb hanya dicapai dalam tempo 3,2 TAHUN SAJA.

============ =======
Tentu  saja  ini  cuma  sebuah  ilustrasi,  dengan menarik garis lurus dari
Sebuah  bisnis.  Katakanlah  dalam  tempo 10 tahun (bukan 3,2 tahun seperti
Dalam ilustrasi), sang TUKANG BECAK mampu mencapainya. Ini LOGIS, Dan bisa
Terjadi.  Berapa  banyak  TUKANG BECAK di dunia yang seperti itu? Mungkin 1
Banding  10  juta.  Tetapi  ADA .  Berapa  banyak TUKANG BECAK di dunia yang
Menjadi  tukang  becak  seumur  hidupnya  Dan terus hidup susah? Buanyyaaak
Sekali.
============ =========
Sekarang  bandingkan  dengan banyak profesional tamatan S1 ataupun S2, atau
Bandingkan dengan para pengusaha yang masih harus bergelut dengan kesibukan
Mencari nafkah setiap Hari. Kontras sekali bukan….

THINK  OUT  OF  THE  BOX. Perbedaannya akan bagaikan langit Dan bumi. Kunci
Kesuksesannya  terletak pada “duplikasi”. Ini rahasianya : “Jalankan bisnis
Yang  mudah diduplikasikan, Dan tidak perlu keterlibatan Kita secara penuh
Dalam  bisnis tsb”. Cth: ikuti bisnis franchise yang berpotensi, beli asset
Lalu sewakan asset tsb, DST.

KUNCI  UTAMA  LAINNYA adalah: Hidup hemat pada awalnya untuk menabung, uang
Tabungan  diinvestasikan untuk menghasilkan uang, lakukan terus berulang2,
Setelah penghasilannya sudah cukup besar, barulah hidup bersenang2.

============ ========= ========
Mari berhitung matematika …

Jika Anda diberikan 2 option kontrak kerja/kontrak bisnis berikut ini, mana
Yang Anda pilih?
1). Kontrak 2 tahun, tidak dpt dibatalkan, penghasilan/ bulan Rp. 100 juta.

2). Kontrak 2 tahun, tidak dpt dibatalkan, penghasilan di bulan pertama
Cuma Rp. 1000, tapi berlipat dua setiap bulan.

Pilih mana????

Jawabannya :
Option I : Penghasilan Rp. 100 juta/bln x 24 bln = Rp. 2,4 Milyar
Option II :
Bulan ke-1 : Rp. 1000
2. 2000
3. 4000
4. 8000
5. 16,000
6. 32,000
7. 64,000
8. 128,000
9. 256,000
10. 512,000
11. 1024,000
12. 2 juta
13. 4 juta
14. 8 juta
15. 16 juta
16. 32 juta
17. 64 juta
18. 128 juta
19. 256 juta
20. 512 juta
21. 1 milyar
22. 2 milyar
23. 4 milyar
24. 8 milyar

Jika  Anda  pilih  option  I, Anda kecolongan hampir 6 MILYAR!!! Kita hanya
diajari  oleh  guru  di  sekolah  tentang  teori2  Albert Eintein spt rumus
kekuatan  bom  atom  spt  “E=MC2″,  dst.  Tetapi  tidak  diajarkan   bahwa
“kekuatan  duplikasi”  juga  dikagumi  oleh  Albert Eintein, ilmuwan paling
cemerlang abad 20, ia mengatakan “Kekuatan duplikasi adalah keajaiban dunia
ke delapan”.
============ ========= ==
FINANCIAL FREEDOM ALA HOWARD SCHULTZ (pemilik Starbucks)?

Bayangkan  seorang  pengusaha  jenius  sekaliber  Schultz (ia baru dijuluki
pengusaha  jenius  setelah  sukses, tetapi saat pertama kali menawarkan ide
bisnis menjual segelas kopi seharga puluhan ribu rupiah, ia diteriakin GILA
dan ditolak ratusan orang). Ia mampu mengubah produk komoditas murah (kopi)
menjadi  produk  eksklusif (customer-experienc e) berharga luar biasa mahal.
Ia  pandai  pula  mendapatkan  dana  segar  nan murah melalui GO PUBLIC. Ia
pandai  pula  memanfaatkan  media  sebagai  “public  relation”   untuk
mempromosikan  Starbucks.  Ia  pandai  pula  membangun  partnership   dgn
perusahaan global spt Pepsi, dst.

Hasilnya LUAR BIASA. Dengan kekuatan “KONSEP DUPLIKASI”, kedai kopi pertama
yang  dibangun  Schultz tahun 1985, menjelma menjadi lebih dari 10,000 toko
di  tahun 2006, tersebar di seluruh dunia. Dan terus berlipat GANDA setiap
tahun sampai sekarang…. . Schultz lalu memutuskan untuk PENSIUN. Di tahun
2000,  ia  menggaji seorang “mandor” utk mengurus jaringan Starbucks-nya di
seluruh  dunia.  Tentu saja sang mandor disebut dengan istilah keren “CEO”
bernama Orin C. Smith.
Baik  sang  TUKANG BECAK maupun SCHULTZ sama2 mencapai “financial freedom”.
Yang  satu  pencapaiannya  hanya  kelas  regional,  yang  satu  lagi   kelas
dunia……  Sedangkan  milyaran  penduduk  dunia  tidak  pernah   mencapai
“financial freedom”, walaupun hanya di kelas regional saja….
============ ======
Bila  sang  TUKANG  BECAK tamatan SD mampu melakukannya, seorang tamatan S1
secara  logika  pasti  bisa  melakukannya  dengan  hasil 3 kali lipat lebih
banyak (SD ke S1 kan ada 3 tahap, yakni SMP, SMU, baru Universitas) .

Mari  kita  ambil  hikmahnya.  Seandainya  salah  satu  dari  kita   bisa
memanfaatkan  hikmah  tsb  dgn  TAKE  ACTION, semoga financial freedom bisa
tercapai dalam 5 tahun mendatang… .

Bila Anda bermurah hati, artikel ini bisa dikutip utk disharing ke berbagai
pihak,  teman2  Anda, rekan2 kerja, famili2, ataupun disharing pada milis2
lainnya.

Semoga bermanfaat bagi kita semua. Semoga kisah Starbucks2 lain bermunculan
di bumi Indonesia dalam 5 tahun mendatang… .

Evaluasi Sembilan Penjuru

13 Februari 2008

Kang Azzo: SPI ibarat wadah tak berpenghuni. Terasa mulai kurang tenaga pada akhir desember. Penting adanya peremajaan tentang tujuan-tujuan yang ingin dicapai. Diharapkan adanya pertemuan-pertemuan rutin untuk membicarakan hal tersebut. Dan ini dirasakan tidak berjalan. Harapan Kang Azzo terhadap SPI ini sangat besar.

Kang Brian : Berpenghuni cuma lagi pada di luar pas pulang-pulang sudah tidak ada lagi dana.

Kang Wifik : SPI cukup berhasil terbukti dengan Kang Azzo bisa punya rumah dan sedang renovasi dapur, Kang Brian udah bisa beli susu buat Jagoannya, Sudah ada B460EL BMW yang cukup keren walaupun pinjam banyak ke Kang Dedi. Saya sendiri berproses terhadap satu keyakinan yang sedang dijalani.

Kang Dedi :Kembali ke struktural, bagaimana pertanggungjawaban board of direksi yang telah dibentuk. Project selalu mengalir dan selalu ada status kerjaan bahkan masih ada piutang. Legalitas memang menjadi target yang tidak tercapai dan ini agak membuat ribet pembagian portofolio perusahaan.

J&J IT Solutions

Bisnis ini dimulai pad atahun 2004 waktu itu kita sepakat tanggal berdirinya adalah 1 Muharam 1424H. JJIT didirikan oleh tiga orang dari latar belakang yang berbeda-beda Agus Winarno (Mas Agus), Ali Faiz dan saya sendiri.

Alhamdulillah sejak tahun pertama berdiri selalu ada pekerjaan dipercayakan pada kami. Perusahaan IT yang baru mulai berkembang tapi dengan personel yang sudah berkecimpung lama.

Keuntungan terbesar dari berdirinya JJIT adalah dapat menghidupi  6 orang karyawan termasuk saya sendiri. Dan sampai sejauh ini pendapatan pribadi ditopang oleh perusahaan ini.

Tahun 2008 adalah tahun ke empat JJIT berdiri, ada beberapa diversifikasi usaha yang coba saya jalani. Sales & Service, Maintenance dan Software House. Ketiga varian usaha ini sudah mulai jalan, seiring dengan pengalaman pribadi dan pengetahuan saya yang terus berkembang mudah-mudahan usaha ini dapat membukukan keuntungan  yang fantastis di tahun 2008 ini

Amiin

Wilma Sudah Sehat

Alhamdulillah setelah menjalani nebo beberapa kali, buah hatiku telah banyak mengalami kemajuan. Nafas yang tadinya tersengal-sengal, kini sudah mulai normal. Batuk pun sudah tidak lagi terdengar. Terimakasih ya Allah telah Engkau tetapkan lagi kesehatan buat sosok mungil kasih sayang-Mu buah hatiku.

Sekarang simungil ini sudah mulai belajar duduk, hehehe lucu liat bayi perempuan yang entah bagaimana caranya memiliki wajah mirip papanya:-). Selain itu wilma juga memiliki hari lahir dan weton yang persis sama Sabtu Wage. Ah kata mbah-mbahnya weton ini adalah weton yang paling tinggi nilainya 9. Wataknya keras dan susah untuk di tentang. Jadi ingat diri sendiri.

Buah hatiku cepatlah besar…raihlah apa yang jadi keinginanmu. Terimaksih telah lahir dari rahim Ibumu, Istriku tercinta. Mudah-mudahan keluarga ini adalah keluarga terbaik dan tersukses yang pernah ada di muka bumi ini.

Amin

Selamat Datang di Tambangemas

Selamat datang di tambangemas, blog ini adalah blog yang saya rencanakan untuk mendapatkan sebanyak-banyaknya keuntungan finansial yang bisa tercipta dari internet.

Semoga nanti tulisan-tulisan yang tumbuh dan berkembang di dalam blog ini dari siapapun sumbernya akan memberikan inspirasi kepada kita untuk meraih keuntungan financial tersebut

Tulisan Sebelumnya »

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.